Ratusan anggota Permai Utara Malaysia berkumpul untuk mendengarkan tausiah dari TGB HM Zainul Majdi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pantun Ukhuwah di Negeri Jiran

Posted on

Malam ini malam yang berkah

Maulid Rasul kita rayakan

Mari terus tingkatkan ukhuwah

Agar Malindo terus berkemajuan

“Ada satu lagi baru saya buat barusan. Saya lupa, sedang saya ingat-ingat.”

“Eh ada Pak Iwan, Pak Konjen. Saya sedang bekerja keras ini Pak. Membuat pantun.”

“Cendera hati berlandas kasih. Cukup sekian dan terima kasih,” tutup TGB HM Zainul Majdi.

Gemuruh tepuk tangan membahana usai bait-bait pantun dibaca. Ulama asal Indonesia yang akrab disapa dengan Tuan Guru Bajang hadir di Masjid Jamek Alma Jaya, Penang, Malaysia. Tak biasanya TGB membuka tausiah dengan pantun, undangan dari Persatuan Masyarakat Indonesia (Permai) Utara Malaysia membuat Ketua Umum Dewan Tanfidzyah Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) ini menyusun pantun secara kilat.

Selain tokoh Permai Utara Malaysia, ada pula Iwansyah Wibisono Konjen Indonesia di Penang, Tokoh asal Malaysia yaitu Jawatan Kuasa Masjid Jamek Alma Jaya, Tuan Haji Ilyas, dan Penasihat Permai Utara Malaysia Dato Trisya Devi Arfandi.

Dalam sambutannya, Jawatan Kuasa Masjid Jamek Alma Jaya Tuan Haji Ilyas tak bisa menyembunyikan kegembiraannya dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia selalu mendukung program keagamaan. Sedari awal ia mempersilahkan Permai Utara Malaysia membuat acara maulid nabi.

“Program yang bersifat keagamaan dialu-alukan diadakan disini. Yang penting dimaklumkan di awal,” katanya, Jumat 29 November 2019.

Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Dewan Agama Permai Utara Malaysia Jazuri. Ia mengaku gembira menyaksikan warga Indonesia di Malaysia berkumpul. Kompak menghadiri maulid nabi. Acara Permai Utara Malaysia ini selain didukung oleh Masjid Jamek Alma Jaya, dari Jamiyyah Riyadhus Shalihin ikut memberi bantuan.

“Kami para pekerja, baik pekerja bangunan, pekerja warung, pekerja ladang mencintai Tuan Guru Bajang. Sudah cukup lama kami nanti-nantikan Tuan Guru datang kesini,” ucapnya.

Sambutan hangat dari warga Indonesia di Malaysia. Bergantian anggota membawa anak mereka meminta doa kepada TGB.

Jazuri berkisah, beberapa tahun lalu, Permai Utara Malaysia mengundang TGB. Sayangnya, jadwal kegiatan TGB cukup padat. Anggota Permai Utara Malaysia tak berkecil hati, undangan berikutnya menghadirkan Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia. Akhirnya TGB memiliki waktu untuk hadir di Malaysia.

Jazuri mencatat, dahulu ada ulama asal Nusantara yang begitu dikenal di tanah Melayu, masyarakat mengenalnya dengan Buya Hamka. Ulama asal Sumatera ini pernah mendapat gelar honoris causa dari Universitas Al Azhar, Mesir.

“Saat ini ditengah kita hadir Doktor Ahli Tafsir alumni Al Azhar. Namanya dikenal luas, sering kita saksikan di youtube ataupun media sosial,” urainya.

“Tuan Guru Bajang ini adalah Buya Hamka mudanya Indonesia,” sambungnya.

Dengan kehadiran TGB, Permai Utara Malaysia ingin warga Indonesia yang sedang mengais rizki di Negeri Jiran mendapat suntikan semangat. Diakuinya, jumlah tenaga kerja Indonesia di Malaysia cukup banyak. Dengan kesibukan beragam, tak mudah bisa mengumpulkan semuanya.

“Alhamdulillah, kita senang sekarang ini bisa berkumpul semua. Mohon Tuan Guru bisa memberikan warga Indonesia nasehat dan semangat,” tutupnya.(febrian putra)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *