Peledakan Bom di Makassar Sebagai Tindakan Hina dan Tercela

Posted on

Mataram-Indonesia kembali berduka. Peledakan bom kembali terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Belasan orang tercatat luka-luka akibat aksi bom bunuh diri ini. Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, TGB HM Zainul Majdi mengatakan, peledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar adalah  perbuatan yang hina dan tercela.

Aksi bom bunuh diri itu dilaknat oleh Allah sebagai mana disampaikan dalam Firmannya, wa laa tabghil fasaada fil ardhi innallaaha laa yuhibbul mufsidiin, Surat Al Qashash Ayat 77, Dan janganlah engkau mengadakan kerusakan di bumi Allah. Sesungguhnya Allah tidak suka mereka yang melakukan pengerusakan

“Siapapun yang bertanggung jawab. Pemerintah harus menemukan mereka, dan memberikan hukuman yang setimpal kepada mereka. Siapapun itu. Apalagi kalau mengatas namakan agama,” katanya.
Ketua Umum Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini menambahkan, Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian dan kasih sayang. Bahkan, di antara nama Allah yang paling banyak kita baca setiap hari adalah arrahman dan arrahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang

“Mari bersama kita doakan para korban yang tertimpa musibah tersebut,” imbuhnya.

Untuk diketahui, insiden ledakan  terjadi di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Ahad, sekitar Pukul 10.30 WITA. Lokasi ledakan yang berada di sekitar Polsek Ujung Pandang dan Polrestabes Makassar serta Kantor Balaikota Makassar itu langsung membuat heboh dan aparat kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi.(feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *