Tegas Penjelasan Grand Syekh Al Azhar Kepada Menlu Prancis

Posted on

Mataram-Sikap Grand Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thayyeb terhadap penghinaan kepada Nabi Muhammad begitu tegas. Hal tersebut disampaikan ketika Menteri Luar Negeri (Menlu) Prancis menemuinya di Kairo, Mesir.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia TGB HM Zainul Majdi melalui akun Instagramnnya.  Melalui IG @tuangurubajang menuliskan.

Assalamualaikum warahmatullohi wabarakatuhu.

Guru saya Grand Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Thayyeb hafizahullah adalah seorang yang santun. Ujaran Beliau terukur, tepat dan tegas.

Saat ditemui Menlu Perancis di Kairo, Beliau menyampaikan beberapa hal :

“Saya tidak bisa diplomatis ketika bicara mengenai prinsip Islam dan kehormatan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa alihi wa sallam (SAW)”

“Saya orang pertama yang menentang “kebebasan berpendapat” apabila hal itu digunakan sebagai dalih melakukan penistaan agama. Agama apapun, bukan hanya Islam.”

“Dengan surban Al-Azhar ini, kami datang membawa mawar (perdamaian) ke Vatikan dan kami lantangkan penolakan terhadap terorisme.”

“Kami akan tuntut siapapun yang menistakan Nabi SAW di pengadilan internasional. Kami sanggup menghabiskan umur kami untuk itu.”

“Kami tegaskan, para teroris tidak terkait dengan kami dan kami tidak bertanggungjawab atas perbuatan mereka. Kami sampaikan ini bukan sebagai apologi karena Islam tidak membutuhkan apologi apapun.”

Untuk diketahui, aksi boikot terhadap produk Prancis dilakukan umat Islam menyusul sikap dari Presiden Prancis yang membiarkan beredarnya kartun dengan identitas Nabi Muhammad SAW. Alasan kebebasan berekspresi dan berpendapat memantik protes dari berbagai elemen, tidak hanya Islam. Pernyataan kontroversial lain adalah menyebut aksi penyerangan terhadap guru di Prancis muncul dari umat Islam. Hingga saat ini protes terhadap Presiden Prancis masih terus berlangsung dari berbagai wilayah di dunia.(feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *