Tiga Pesan TGB untuk Generasi Muda

Posted on

Mataram-Ulang tahun Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan yang ke 61 tahun dimeriahkan dengan webinar Bedah Buku Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang-Islam Wasathiyah Vol 1. Bedah buku ini melibatkan unsur pelajar lintas Organisasi Islam.

Buku yang ditulis oleh Febrian Putra ini menceritakan perjalanan Dakwah Nusantara TGB HM Zainul Majdi, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia dari Tahun 2017. Di sela-sela menjadi Gubernur NTB, TGB memenuhi sejumlah undangan di berbagai tempat.

Kegiatan bedah buku ini dilaksanakan sebanyak dua sesi secara virtual menggunakan platform zoom. Sesi pertama dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2021 dan sesi kedua dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2021. Kegiatan ini bekerjasama dengan poros pelajar di Indonesia mulai dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Rijalul Anshor, Ikatan Pelajar Persis, Pelajar Islam Indonesia, dan Ikatan Pelajar Al-Washliyah.

Penulis buku, Febrian Putra turut serta dalam dua kali webinar. Dalam sambutannya ia mengapresiasi acara yang digagas IPNW bersama ikatan pelajar lintas Organisasi Islam.

“Buku ini tentu jauh perlu banyak masukan untuk perbaikan. Ketika buku ini saya buat dari catatan kecil saya saat menemani guru saya Syaikh TGB,” katanya.

Febrian berharap, kegiatan seperti ini terus disambung oleh kader IPNW. Begitu banyak pikiran dari TGB HM Zainul Majdi yang bisa dikupas, dikaji, dan disebarluaskan.

“Beliau selain politisi, juga ulama. Beberapa kali pandangan beliau kerap menjadi rujukan masyarakat. Buku ini bagian dari cara saya merawat ingatan publik terhadap pemikiran beliau tentang keislaman dan kebangsaan,” bebernya.

Ketua OIAA Cabang Indonesia TGB HM Zainul Majdi yang turut hadir dalam kegiatan ini memberi ucapan selamat atas ulang tahun IPNW yang ke 61 tahun. Ia berharap IPNW terus menggelar kegiatan untuk membangun negara yang lebih baik.

TGB memberi apresiasi pada penulis buku atas ketekenunannya menulis dan memperhatikan perjalanan Dakwah Nusantara sehingga bisa menjadi sebuah buku yang bisa dibaca oleh banyak orang.

“Semoga tulisan-tulisan yang lain segera terbit, karena buku ini masih menceritakan perjalanan dakwah di Pulau Jawa saja, saya yakin masih banyak tulisan-tulisan lain,” katanya.


Ada tiga poin disampaikan oleh TGB dalam Webinar. Pertama, apresiasi. Kata apresiasi yang TGB maksudkan ialah bahwa dalam perjalanan safari dakwah, sebagai bagian dari bangsa Indonesia tentu harus banyak bersyukur karena Indonesia mampu menghadirkan kemaslahatan untuk seluruh bangsa. Nilai-nilai Islam menjadi ruh dari bergeraknya bangsa Indonesia. Sayangnya, masih ada  anak-anak muda yang kurang mengapresiasi dirinya sendiri dalam konteks bangsa.

“Oleh karena itu mari kita semua untuk membangun sikap apresiatif,” ucapnya.

Berikutnya, sambung Gubernur NTB periode 2008-2018 ini membahas literasi. Ia memandang keadaan sebagai pelajar perlu terus meliterasi diri sendiri maupun. Hal ini begitu penting. Tidak ada jalan bagi generasi milenial saat ini selain terus menerus belajar.

“Dalam Alquran mengatakan iqra’ tetapi tidak menyebut al-maqru’at hal ini menunjukkan bahwa The souls of learning itu tidak terbatas,” terangnya.

TGB  berharap, ikatan atau perhimpunan pelajar selain belajar untuk menghimpun diri maupun mengorganisir diri sangat penting untuk memperkuat aspek literasi.

Ketiga, kata TGB, membangun aliansi. Menjadikan diversifitas atau keragaman  sebagai kekuatan. Bukan malah menjadi sumber lemahnya bangsa. Dakwah Nusantara yang ia lakukan merupakan bagian dari memelihara jejaring kebaikan yang sebelumnya sudah dipondasikan para pendahulu. Dalam Alqan ciri dari ulul albab ialah mereka yang selalu berusaha membangun dan menyambung tali-tali kebaikan.

“Menyambung silaturahim, membangun hubungan yang baik,” tegasnya.

Setelah TGB menyampaikan beberapa point penting, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang dipandu oleh moderator.(tim ipnw)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *